Di Balik Muka Pintu

Hatiku gundah

Kacau jiwaku

Dadaku sedikit berombak

Ku kira kau yang kembali

Terpacul jasad di muka pintu

Namun tiada

Hanya helaan bayu

Yang menyusup dibalik ruangan tepinya

Harapanku punah

Kasihku musnah

Ku menanti kau yang pergi

Takkan pernah kembali lagi

Lalu kaca-kaca di mata

Retak berkecai

Menuruni dan melukai pipi

Terus kelubuk hati

Aku tersedu

Di balik muka pintu

Menantimu sedansawarta

Namun bayangpun tiada

Tinggallah aku

Masih meratap menangis lagi

Dan hatiku yang begini

Masih setia di teman sepi…